Cara Kerja Network Mobility (NEMO) / Jaringan Bergerak

Oleh Admin

Gudangcara.com - Network Mobility (NEMO) adalah untukan dari sebuah jaringan yang dapat berpindah-pindah tempat dan tetap terhubung pada titik tertentu pada infrastruktur routing.

NEMO hanya dapat diakses melalui gateway khusus yang disebut Mobile Router (MR).
MR adalah sebuah router yang mengelola perpindahan atau pergerakan jaringan pada NEMO. 
Pada setiap jaringan yang bergerak memiliki setidaknya satu buah MR. 
MR tidak mendistribusikan rute intra jaringan bergerak kepada infrastruktur yang menjadi induknya atau jaringan yang dikunjungi, melainkan MR mengelola suatu jalur atau terowongan dua arah ke Home Agen (HA) yang menginformasikan agregasi jaringan yang bergerak kepada infrastruktur.
MR juga dapat terhubung kepada jaringan bergerak yang lain yang dimiliki oleh MR yang berbeda. Setiap MR memiliki sebuah Home Address (HA). 
Jika MR terdapat pada HA, maka MR tersebut dapat dihubungi oleh siapapun melalui HA.
Ketika MR meninggalkan home link dan terhubung pada sebuah router yang baru, maka MR mendapatkan sebuah Care of Address (CoA) dari link yang dikunjunginya. 
Saat mendapatkan sebuah CoA baru, MR langsung mengirimkan pesan Binding Update (BU) kepada HA. Disaat HA menerima pesan BU, HA membuat sebuah entri binding MR ke CoA yang baru.
Setelah berhasil membuat entri binding baru HA akan mengirimkan pemberitahuan kepada MR.
Setelah proses binding selesai, jalur atau terowongan dua arah telah terbangun antara HA dan MR.
Ujung jalur tersebut adalah alamat HA dan CoA MR. Jika suatu paket dengan yang masuk dalam Mobile Network Prefix (MNP) diterima oleh jaringan bergerak, MR akan menembuskan paket tersebut ke HA melalui jalur yang telah dibuat. 
Ketika sebuah Correspondent Node (CN) mengirim paket data ke suatu node dalam jaringan yang bergerak, maka paket akan dirutekan ke HA yang memiliki data binding MR. 
Prefiks jaringan MR diagregasikan ke HA, dan hasil agregasi disebarkan infonya oleh HA. Ketika HA menerima paket data yang ditujukan untuk node jaringan bergerak, HA akan meneruskan paket tersebut ke CoA MR.
MR akan mendekapsulasi paket tersebut dan meneruskannya ke antarmuka dimana jaringan bergerak tersebut terhubung. 
MR juga harus memastikan bahwa alamat tujuan pada header termasuk pada prefiks yang digunakan oleh jaringan bergerak sebelum meneruskan paket tersebut ke jaringan bergerak. 
Apabila persyaratan tersebut tidak terpenuhi, MR akan melenyapkan paket tersebut.
Jaringan bergerak dapat terdiri dari node, baik yang memiliki kemampuan mobilitas maupun tidak, dan router bergerak ataupun tidak bergerak. 
MR dan HA dapat menjalankan protokol routing melalui tunnel dua arah. Pada kasus ini, MR tidak perlu memasukkan informasi prefiks ke dalam pesan BU.
HA menggunakan pembaruan protokol routing untuk mengatur proses penyampaian pesan pada jaringan bergerak. HA dapat diconfigurasi dengan rute statis ke MNP melalui HoA MR. 
Keuntungannya, pergerakan ini tidak menyebabkan pensinyalan tambahan saat pembaruan rute pada HN. 
Kelemahannya, rute tersebut akan tetap terdaftar meskipun MR sedang tidak dapat dijangkau.