Pengertian Cybernetics Dalam Ilmu Kontrol Komukasi Pada Mesin dan Sosial

Oleh Admin

Gudangcara.com - Cybernetics adalah cabang ilmu yang menitik beratkan kepedulian terhadap masalah komunikasi dan arus informasi sebagai sebuah sistem yang bersifat kompleks.

Istilah cybernetics pertama kali di perkenalkan oleh Norbert Wiener pada abad ke 20. Ia mendeskripsikan istilah tersebut untuk bidang ilmu yang bersifat semu untuk menciptakan mesin menjadi media untuk suatu sistem, dimana berbagai elemen yang ada didalamnya saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. 
Gagasan tentang cybernetics diartikan sebagai sebuah umpan balik dari suatu kejadian, dimana umpan balik tersebut dapat bersifat positif maupun negatif. 
Umpan balik tersebut dihasilkan secara otomatis oleh sistem yang dibuat dengan mesin dengan berbagai teori dan mekanisme dalam menanggapi suatu kejadian. 
Pandangan ilmu pengetahuan ini memberikan cara baru pada mesin untuk berfikir dan mengambil keputusan untuk diberika umpan balik. 
Mekanisme ini diterapkan pada banyak ilmu pengetahuan, seperti matematika, fisika, biologi, psikologi dan lain sebagainya. 
Konsep cybernetics ini terus berkembang dengan pesat dan cepat dimana penerapannya dalam bidang teknologi informai terus dioptimalkan dengan berbagai pendekatan dan teori. 
Bahkan suatu suatu sistem dapat diciptakan menjadi sebuah sistem cerdas yang dapat mengambil keputusan dan sistem tersebut dapat belajar sendiri dari kejadian yang telah di tangani sehingga dapat menghasilkan sebuah umpan balik terhadap suatu kejadian dengan sangat baik. 
Cybernetics telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat hingga saat ini terutama dalam bidang teknologi informasi, dimana pedekatan teori ini telah merevolusi teknologi menjadi sebuah kesatuan sistem yang cerdas, dimana suatu sistem telah dapat mengatur didirnya sendiri, seperti robot, komputer sistem yang dapat berperilaku dan mengambil tindakan layaknya manusia. 
Hal ini mempengaruhi kehidupan manusia dalam penerapan teknologi di berbagai bidang, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun bidang pemerintahan dan tatanan infrastruktur sutu negara. 
Mengacu pada artikel tersebut kita dapat melihat fenomena di Indonesia dari segi pemerintahan dalam menangani masalah kejahatan yang sedang marak dari dunia digital. 
Dimana pemerintah terkesan lamban dalam menangani berbagai kejahatan digital karena kurangnya penerapan teknologi yang bersifat cerdas yang dapat membantu dalam menggali informasi dari berbagai media digital dan memberikan keputusan terhadap informasi yang dihasilkan oleh sistem tersebut. 
Di Indonesia seharusnya sudah menggunakan pendekatan cybernetics ini dalam membangun sebuah sistem cerdas dalam dunia digital untuk dapat mempercepat dalam membantu pihak berharus dalam menangani masalah kejahatan dunia digital. 
Sebuah sistem cerdas pada masa sekarang ini sangat dibutuhkan baik penerpan dalam pengawasa media sosial, lingkungan sosial dengan menggunakan kamera cerdas, dan segala segi kehidupan sosial agar dapat lebih mudah dan lebih cepat dalam mendapatkan informasi dan mendapatkan informasi dari umpan balik yang diberikan oleh sistem cerdas yang diterapkan.